: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Minggu, 21 September 2014

The Miracle

Tulisan ini, sebenarnya malas untuk menulis saat ini, tapi memang saya butuh ekspresi kelegaan, dan dengan menulis saya menjadi lega, bertransformasi dan metamorfosa sejenak kedalam bentuk lain. Dengan tulisan pula biasanya permasalahan saya terpecahkan.

Pernahkah anda mengalami sebuah keajaiban? atau orang lamongan biasanya menyebut the miracle,(buset sejak kapan orang lamongan ngomong kosa kata itu). By the way anyway busway, jangan meremehkan orang lamongan loh ya, kalian tidak tahu orang mana yg punya blog ini, meskipun lamongan sering dikenal kota teroris karena banyak teroris legendaris dari lamongan dan yang terbaru anggota ISIS. Namun tak sedikit dari mereka yang membanggakan, seperti Dr Suparto, Pemilik Soto Cak Har, dan orang lamongan pula yang memperkenalkan pecel lele sampai ke kalimantan, dan terakhir pernah saya jumpai di belahan negara lain jual pecel dan dari Lamongan juga, dan asal anda tahu saja, yang terbaru soto lamongan dijadikan rasa dalam produk terbaru Indomie, yakni Indomie rasa Soto Lamongan, Yes, yeah. bangga men...dan asal tahu saja , sebentar lagi Wira Dibyo Ratno Pama anak dari seorang bpk bernama Edy Kuntjoro dan Ibu Sudarwati dengan doa mereka dan IzinNya akan mencetak sejarah baru untuk kota lamongan dan untuk orang tua saya khususnya

ok back to the topic, Bagi anda yang pernah ngalami keajaiban berarti anda orang yang sangat beruntung, bagaimana tidak anda merasakan sendiri betapa kuatnya campur tangan kekuatan MagisNya berkehendak kepada anda. demikian halnya saya, sayapun berkali-kali mengalami apa yang orang lamongan sebut Miracle. Saya bisa mengalami itu bukan karena saya sangat dekat kepada alloh, bukan karena saya rajin beribadah kepadaNya, tapi ada aksi yang begitu kuat yang nyata, yaitu doa Mama, ya do'a orang yang telah melahirkan saya benar benar terbukti membawa saya dari kondisi yang tidak mungkin menjadi mungkin, bahkan banyak yang tidak percaya. Lantas apa yang membuat doanya begitu dahsyat, saya kurang tahu namun saya menduga mungkin itu karena sangat istiqomahnya beliau dalam penghambaan kepadaNya. dan tak usah pula saya ceritakan apa saja keajaiban-keajaiban itu disini, karena keajaiban itu hanya saya ceritakan pada istri saya nantinya. Nah sebetulnya intinya di kalimat terakhir ini.

oke intinya adalah tentang wanita, saya pernah berencana selepas kuliah menikah, menikah dengan wanita idaman, wanita yang banyak diidolakan oleh mahasiswa mahasiswa UNAIR, lebih spesifik wanita yang banyak diidolakan oleh mahasiswa FEB, tidak hanya yang alim saja yang menyandang predikat ikhwan dengan sebutan antar sebayanya akhi, bahkan oleh saya yang tidak paham urusan agama dan sangat nakal dulunya pun juga di buat naksir, emang bener bener limited. entahlah saya mimpi apa bisa naksir sama itu wanita, namun bagi saya ia sosok yang perfect sesuai kriteria, cantik, pintar, terlihat keibuan dan banyak sumber yang mengatakan dia memiliki perilaku yang sangat baik. dan pakaiannya sangat sopan, pengetahuan agama luar biasa. Beda jauh dengan saya, namun dulu sedikit banyak sudah mulai belajar berubah, bagaimanapun saya adalah calon orang tua dan calon suami bagi anak dan istri saya. betapa beruntungnya yang bisa memenangkan hati dia dan orang tuanya, eits kok orang tua, ya iyalah, nikah ga hanya antara kita dan pasangan kita yg dipersatukan tetapi dua keluarga dipersatukan. jadi percuma memenangkan hatinya tapi gagal memenangkan hati ortunya terutama ibuNya.


namun mimpi untuk mempersuntingnya cepat cepat setelah lulus kuliah terganjal, terganjal oleh tekad bulatku untuk menebus kesalahan besarku dulu pada Mama dan Papa, dua kesalahan besar namun Mama tetap saja memaafkanku dan mendoakanku, mendoakan setiap impianku, dan cita citaku. sejak itulah aku tersadar dan berjanji untuk mewujudkan impiannya sebelum menikah. Mama hanya berpesan yang membuat merinding semua bulu kuduk. Insya Alloh kamu akan dipersatukan dengan wanita yang engkau cintai itu, akan ada cara Alloh untuk mempertemukan dengan wanita yang engkau cintai itu, mama akan berdoa untuk itu. mama akan tirakati setiap impianmu.

namun seakan doa itu berbalas, entahlah itu tanda dari alloh atau hanya keinginanku saja yang sampai terbawa alam bawah sadar, yah Aku memimpikannya beberapa minggu lalu, aku memimpikan datang ke rumah ortunya untuk melamar anak mereka tentu setelah aku persembahkan yang terindah untuk mama. seakan aku tidak percaya saja, Wahai sang pencipta jika benar itu adalah pertanda bahwa Ia untukku dan aku untuknya maka Alhamdulillah, karena hamba akan menjadi orang yang paling beruntung diantara sekian banyak laki laki yang "mengejar cintanya", namun jika telah sampai tiba waktuku aku bisa memberi "persembahan" untuk mamaku tercinta dan ternyata telah ada laki laki yang "menikahinya", yah menikahinya, maka Aku sudah ikhlas. ada bidadari lain yang bahkan aku harus raih ridhonya bidadari itu Mamaku tercinta, orang yang telah menjadikanku seperti ini, yang telah mendoakanku hingga seperti ini. Ya Alloh terserah engkau sajalah, terjadilah yang harus terjadi.



Aku percaya akan doa itu, akan percaya akan doanya, aku percaya akan doa mama, karena berkali kali pula dengan doanya aku bisa lepas dari suatu hal yang tidak mungkin. kata mama perbanyaklah sholawat kepada nabi muhammad karena Alloh pun bersholawat kepada beliau. Insya lloh semua keinginanmu diijabahkan olehnya. Insya alloh keajaiban doa itu akan terbukti, bismillahirrahmanirrahim



Bismillahirrahmanirrahim, target nikah 2 tahun lagi, lebih cepat 1 tahun insya alloh. kerja, kerja kerja


ini dia buktinya bahwa Lamongan hebat, hehehe


Read More --►