: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Minggu, 29 Maret 2015

Akibat Kerasnya Hidup

Ini bukan cerita fiksi atau ngibul atau hanya irama fantasi saya. Ini adalah sebuah kisah nyata yang kisahnya saya tulis ulang dari majalah SWA ditengah - tengah revisi skripsi menjelang sidang tanggal 15 April. 

Sehari - hari berdesakan di atas kereta Jakarta - Bogor sembari menenteng gitar akustik dengan petikan jemari jemari gemulai dia mulai mengamen. Rambut panjangnya terikat kebelakang, kira - kira begitulah rutinitas pria ini setiap hari. Namun ia sadar tak selamanya penghasilan mengamen bisa dijadikan tumpuan hidup, untuk itulah uang hasil mengamen ia sisihkan demi membeli buku tentang desain web. Dari uang mengamen pula karena tidak punya laptop sehari hari ia sisihkan untuk pergi ke warnet demi mendalami secara otodidak ilmu tentang desain web.


Ia berprinsip bahwa "TIDAK ADA SESUATU YANG MUSTAHIL JIKA KITA BEKERJA KERAS DAN MEYAKININYA". lambat laun prinsip itu pula yang perlahan mengubah dari yang tidak mengerti apa apa tentang desain web dan desain grafis, jadi mengerti dan mahir. Hingga......


ia pun mencoba menawarkan kemampuan barunya ke banyak orang yang ditemuinya. Dan disinilah semesta pun mendukung. Orderan pertamanya datang dari PT Irama Tara yang waktu itu ia disuruh mendesain sampul album lagu dangdut dengan nilai proyek Rp300ribu saat itu, kecil memang nominalnya, tapi ia ambil kesempatan itu sebagai uji coba.


klien pertama yang awalnya ragu ternyata puas, Merasa kemampuannya bisa dijual lelaki gondrong inipun semakin intens membagi waktu mengamen dan belajar memperdalam desain web. Tak mudah memang membagi waktu mengamen dengan belajar desain web, namun sekali lagi prinsip hidup yang begitu kokoh dia pegang meruntuhkan semua rintangan.


Satu persatu orderan berdatangan karena rajinnya ia berpromosi di dunia maya. dari nilai nominal rupiah ratusan ribu hingga ratusan juta pernah ia kerjakan. Yah pria yang bernama lengkap Aalia Kika Syafi'i Mustain inipun mempunyai tak kurang dari 130 karyawan dengan omset 300juta/bulan dibawah bendera Alurkria Multimedia. Fantastis. Siapa yang menyangka, pria yang dulunya hanya pengamen yang berpindah pindah dari satu kereta ke kereta lain kini menjelma menjaadi pengusaha kaya raya.


terima kasih, telah menginspirasi saya, bahwasannya Hidup ini memang keras, namun jika kita melunak pada kehidupan yang kita jalani maka kehidupan akan semakin keras pada kita(tidak akan melunak).

terima kasih telah memotivasi karena kisah anda sudah ditulis di majalah SWA. Anda memberi pelajaran berharga bahwa tidak satupun impian yang mustahil jika kita bekerja keras mewujudkannya dan meyakininya.



Saya pun akan bekerja keras mewujudkan dua impian spesial saya, Impian spesial pertama adalah mewujudkan impian Mama saya. dan impian spesial kedua adalah melamar gadis impian saya.


semoga IA memberikan petunjuk dan kemudahan.........



Dan sebagai penutup, ini untuk seseorang yang sedang saya kagumi


Cukup doa sebagai tanda cinta
Doa untukmu pada Maha Cinta
Tak Perlu Engkau Berbalas
Karena Hati Tlah Ikhlas


Namun Apabila Rasa Hanya Sebatas Asa
Semoga Sang Maha, Mengubah Asa Menjadi Kuasa
Menautkan Perasaanku dan Perasaanmu
Dalam Irama Satu, Padu, dan Bertemu


Untukmu, dariku yang mencintaimu dalam diam, mengagumimu dalam diam, dan semoga diamku ini ditakdirkan mampu menggetarkan hatimu kala diriku bertamu dan meminta pada ayahmu "izinkan aku menikahi putrimu".




---------------------------------
Aku akan bertamu ke ayahmu dan meminta padanya agar mengizinkan putrinya menjadi pendampingku, dan hanya ikatanmu dengan seseorang yang akan "memaksaku" berhenti. Tapi setidaknya untuk detik ini aku cukup yakin pada setiap bait doa yang aku panjatkan " Alloh, Jagalah IA(******) Hanya Untukku sebagaimana engkau pernah menjaga hati Fatimah hanya Untuk Ali.


Aku bukan tanpa pesaing, aku juga telah sadar diri sesadar sadarnya, bahwa Kamu adalah Ketidak Mungkinan Yang Selalu Aku Semogakan.
Read More --►

Selasa, 03 Maret 2015

Untuk sebuah nama

             Setelah beberapa kali bertemu denganmu aku merasa ada sesuatu yang salah dalam diriku, salah karena entah mengapa akhir akhir ini ada kamu yang yang hadir dalam benakku. Mencoba melawan namun siluet wajahmu membekas begitu nyata, dan aku tidak bisa memutuskan ini adalah sebuah kesalahan atau justru kebenaran bagiku. Dan melalui tulisan ini izinkan aku merangkai kata untukmu, yang mungkin saja kamu tidak akan membacanya.


Disadari atau tidak akhir akhir ini frekuensi aku bertemu kamu sangat sering, pada saat awal mula bertemu kamu tidak ada rasa dan tidak terasa sama sekali, aku memang tidak mudah cepat akrab dengan lawan jenis, entah mengapa, apalagi yang belum kenal. 1,2,3 kali frekuensi bertemu masih biasa biasa, namun entah setelah melalui proses berkali kali bertemu ada perasaan sedikit aneh, sedikit, karena saat itu porsinya sedikit. Rasa yang tidak biasa, ketika bertemu dengan teman lawan jenis, bisa juga dibilang berbeda. Semakin lama perasaan aneh itu semakin menjadi dan mencoba sedikit meredakannya berharap agar hilang.


Namun semakin aku melawan, entah mengapa begitu kuat juga perasaan anehku melawan hingga wajahmu mulai membayang dalam setiap aku termenung, beberapa kali sebelum tidur, dan dalam kondisi tersadar pun terkadang ada kamu. Dan harus kuakui bahwa saat ini aku sedang menjadikan dirimu sebagai pusat perhatian yang lebih dengan kadar sewajarnya.


Aku bukanlah tipe orang yang mudah naksir orang, namun aku juga sulit melawan perasaan aneh yang tiba tiba muncul, 


Disadari atau tidak terkadang fokusku saat ini terbelah antara melamunkan kamu atau lebih kepada mengejar dan mewujudkan impianku. Bahkan terkadang aku berfikir apakah sudah saatnya aku membagi impian dengan orang lain? pikiran itu selalu aku lawan dan aku buang jauh jauh, karena memang belum, belum saatnya mimpiku, mimpimu juga. yah belum...


Namun aku juga tidak menampik suatu saat akan kubagi mimpiku dengan orang lain, dengan pasanganku tepatnya. yang itu belum tentu kamu.


              Dan kini akupun tahu alasan mengapa aku bisa naksir kepadamu, dan tak perlu aku sampaikan. Namun yang pasti aku mengagumi wanita yang pintar karena bagiku wanita yang pintar itu seksi, tak hanya seksi namun wanita pintar juga calon yang melahirkan generasi penerus yang pintar juga. Namun yang pasti kurang lebih 2 bulan yang lalu aku diberi kesempatan olehNya untuk melihat pertanda, dan dalam tanda itu Ia memberikan sebuah sinyal bahwa engkau memang sosok itu. Namun entahlah aku tidak ingin berandai andai, namun Andaikan tanda itu benar nantinya aku adalah orang yang bersyukur, Namun andai bukan aku orangnya yang diizinkan menjadi pendampingmu, aku lebih bersyukur, karena jujur saja, aku tidak cukup baik untuk mendapingimu, akhlak ku tidak sebaik dirimu, ibadahku mungkin hanya pas pasan, ilmu agama juga pas pasan, Dalam hal ini aku juga sadar diri karena aku bukan tanpa pesaing, diluar sana banyak laki laki yang lebih dari aku dan lebih pantas menurutku mendampingimu, bukan aku tidak berharap, laki laki mana yang tidak memimpikan menjadi pendampingmu, akupun sangat memimpikan.


Namun akupun tidak berputus asa, karena sudah lama semenjak perasaan aneh itu muncul, ada namamu dalam setiap doaku. Doa yang aku rangkai sendiri, yang jauh dari kata keputusasaan. dan ini kurang lebih doa yang aku titipkan ke sang maha skenario "Alloh, jika Dia bukan untukku namun untuk orang lain, maka jadikan aku orang lain itu, Jika aku tidak pantas untuknya maka pantaskanlah aku, jika Ia yang mampu mendorongku dan membantu menjadi lebih baik, maka takdirkan Ia untukku.


Namun saat ini yang menjadi pertanyaan terbesarku adalah, adakah aku pernah terbayang dibenakmu, adakah wajahku pernah terlintas dalam lamunanmu, dan adakah namaku dalam untaian doamu.

hanya waktu yang bisa menjawabnya, semoga aku adalah sosok yang layak engkau tunggu untuk datang menemui ayahmu dan memohon izin kepadanya agar merelakan putrinya menjadi pendampingku didunia dan di akhiratnya.


sejujurnya ingin sekali aku menyebut namamu dalam tulisan ini, namun aku juga tidak ingin menggantung perasaan seseorang apabila nyatanya kamu memang memiliki perasaan yang aku rasakan sekarang, Namun jika sang Maha Skenario memang tidak mengizinkan kita saling melengkapi dan berdampingan, aku sudah bisa berdamai dengan perasaanku dan bahkan aku bersyukur bisa menjadi salah satu dari sekian banyak laki laki yang diizinkan mencintaimu(wanita sholihah) olehNya


segera, segera setelah aku bisa mewujudkan impian mamaku, ya segera dan secepatnya, dan aku mencoba berusaha lebih keras lagi agar secepatnya impian orang yang telah melahirkanku segera terwujud agar aku segera pula datang menemui ayahmu. Bismillahirrahmanirrahim
Read More --►