: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Jumat, 25 Juli 2014

Yang Akan Terus Teringat, Menjadi Motivasi Kuat

Ini adalah tahun ketiga dan 1 tahun pertama perginya sosok yang yang sangat aku sayangi, sosok yang terus melekat dalam setiap doaku padanya selain doa untuk papa dan mama, sekaligus doa untuk wanita yang sedang aku kagumi. Lupa tepatnya tanggal berapa bulan berapa 2 orang yang sangat aku sayangi meninggalkanku selamanya. Tapi yang jelas mereka berdua(mbahkung dan mbah ti) terasa sangat spesial. Karena merekapun begitu sayangnya kepadaku, terlebih mbah ti yang sebelum tibanya penyakit yang diderita sempat menitipkan sebuah pesan sekaligus meminta akulah yang mewujudkannya yang mana bila mengingat pesannya itu terkadang tidak sengaja berkaca-kaca dan hati terenyuh. Pesan yang sampai sekarang belum mampu aku wujudkan, tapi bukan berarti aku memilih menyerah. Aku tidak akan menyerah untuk yang satu ini, aku berjanji mewujudkannya tidak perduli betapapun sulitnya itu. Dan kelak suatu saat nanti entah kapan, tapi aku berjanji Insya Alloh paling lama 3 tahun dari sekarang aku datang berkunjung kembali ke pusara mbah ti sekaligus berkata di atas pusaranya, hari ini aku datang, hari ini cucumu datang kembali ke pusaramu untuk menyampaikan kabar gembira bahwa aku telah mewujudkan impianmu yang sekaligus menjadi impianku dan juga impian orang tuaku. 
 
 
Jika mengingat mbahkung aku juga teringat betapa kasih sayangnya begitu sempurna, tiap pulang kedesa aku selalu disediakan masakan belut yang menjadi makanan favoritku. Dan banyak kenangan indah bersama beliau, walaupun saat ini aku hanya menatap bayangan indah itu melalui foto lusunya. Mengingat kebersamaan kami berenang di tambak dan memberi makan ikan, mengingat kebersamaan kebersamaan lain yang jika mengingatnya tidak mampu aku tuliskan disini, karena hanya akan membuat aku tidak bisa menerima kepergiannya. Mbah kung aku, cucumu ini, cucu yang sangat kau sayangi ini sudah ikhlas kau tinggalkan, dan aku akan menjadi sekuat dirimu yang tidak mengeluh, tidak berputus asa. Dan aku juga akan menjadi seberani dirimu, berani mengambil resiko kehidupan seperti keteladanan yang pernah kau berikan semasa hidupmu.
 
 
Mengingat masa - masa ketika mereka berdua masih hidup memang tidak begitu indah, tidak begitu indah karena mereka tidak bisa menemaniku lebih lama lagi untuk menyaksikan cucu mereka diwisuda, tidak bisa menemani ketika cucu mereka menjadi seorang pengusaha hebat sebentar lagi, dan yang lebih penting mereka tidak bisa menyaksikan cucu yang sangat mereka sayangi ini mempersunting anak orang, tapi cucumu ini berjanji akan aku bawa calon bidadari surgaku nanti ziarah kemakamMu(mbah ti dan mbahkung). Akan aku ceritakan padanya betapa engkau menjadi motivasi terbesarku untuk mewujudkan mimpi - mimpi. Aku sadar, aku sadar kebersamaan bersamaMu(Mbah ti dan mbah kung) tidak begitu indah karena begitu singkatnya kebersamaanmu bersamaku, tapi hal-hal yang indah itu akan selalu hidup dalam kenangan.
 
 
seperti biasa di setiap postingan akan saya selipkan satu alinea tentang cinta, meskipun tidak ada kaitannya dengan ini semua.
 
 
Jadi begini saya pernah mendengar gosip dari teman-teman yang katanya ada lawan jenis yang sedang suka dengan saya *Kepedean mode on haha. Saya tegaskan saya ndak kepedean atau kegeeran atau apalah menurut istilah masing-masing saja. Bahkan ada yang pengen PDKT, widih busyet PDKT man....maaf bukan kepedean juga, karena tidak ada yang bisa membuat saya jadi kepedean. Tapi saya sendiri juga ragu sampai sekarang ada yang diam-diam ngefans saya, haha. Yang jelas saya yakin kalau kabar dari teman teman benar(mudah mudahan enggak benar) tentang ada anak yang sedang pengen PDKT dsb itu mungkin mereka sedang khilaf karena naksir saya haha, lha masih sangat banyak yang lebih dari saya, saya juga tidak ada kelebihan apapun, ganteng enggak, cuman sederhana dan berangkat dari keluarga sederhana, saya juga tidak istimewa dalam hal akademis, namun kalau memang naksir tidak maslaah karena itu adalah hal lumrah. Tidak ada yang salah, karena sudah kodratnya naksir lawan jenis, sayapun demikian saya saat ini sedang naksir dengan seseorang, dan menurut saya pas setelah mencari info teman-teman sefakultas, haha *berasa james bond. Saat ini aku tidak akan bertindak ke arah lebih jauh seperti kebanyakan gaya labil ABG jaman sekarang serta gaya labil saya dulu ketika masih pacaran. Cukup satu kali itu saja terjebak dalam kejahiliyaan pacaran, Saat ini mungkin biarlah aku diam-diam dalam mencinta dan lebih memilih mencintai dengan rasional dan sewajarnya. Aku tidak mau terbawa arus pacaran untuk kedua kali, karena orang tuakupun memberi keteladanan yang sama, mereka berdua dipertemukan tanpa proses pacaran dan pernikahannya pun langgeng dan semakin awet. Saat ini mungkin ungkapan suka hanya lewat doa, sambil berusaha memantaskan diri dihadapanNya, dan berharap Alloh menautkan hati kami nantinya dan mempertemukan kami dalam ikatan islami, jika sekarang engkau yang sedang aku kagumi mulai merasakan keajaiban Alloh itu aku hanya meminta fokuslah dengan studimu, fokuslah dengan impianmu yang belum tercapai, karena akupun sedang sibuk mengejar mimpi. Seperti halnya aku mencintaimu sewajarnya, maka cintailah aku sewajarnya. seperti halnya aku mencintaimu deengan rasional maka cintailah aku dengan rasional jangan dengan emosional, ingat jangan emosional. 
 
Karena Sherlock Holmes sendiri pernah berkata dalam kisah kisah yang ditulis oleh Sir Arthur Conan Doyle yakni "CINTA ITU HANYALAH MASALAH EMOSIONAL, JADI ORANG YANG BERADA DALAM KEADAAN EMOSI BISA BERKATA APAPUN SESUKA HATINYA. DAN EMOSIONAL ITU SANGAT BERLAWANAN DENGAN ORANG YANG BERPIKIRAN TENANG"
 
 
 




sebagaimana gaya papaku tanpa pacaran dengan mama dan datang langsung ke kediaman orang tua mama untuk melamar waktu itu, sebagaimana pula nanti tiba saatnya aku tidak akan pacaran denganmu namun datang ke orang tuamu untuk melamarmu. Dan hanya lewat skenarioNYA itu semua bisa diwujudkan.
Semangat, semangat, semangat
ganbate

0   komentar

Cancel Reply