: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Senin, 26 Mei 2014

Tak Disangka-Sangka

Tidak ada yang mengira memang, namun itu semua sudah menjadi rahasianya, ya, akan menjadi rahasiaNya yang abadi. Dalam kehidupannya ia dikenal sebagai pemabuk yang kaya raya, pulang larut malam, namun ia tetap menjalankan sholat 5 waktu padahal kita tahu peminum oplosan/alkohol ibadahnya selama 40 hari tidak diterima oleh ALLOh SWT, namun siapa sangka di akhir hayatnya yang mereka kenal pemabuk itu wafat dalam keadaan yang mencengangkan. Hanya ALLOH yang tahu dibalik semua rencana, dan memang rencananya begitu indah bagi hambanya.


Ini adalah sebuah kisah nyata yang dituturkan oleh teman bapakku.... so selamat menikmati

Di daerah ampel Surabaya tepatnya, didaerah perkampungan keturunan arab, bukan  arabpati nggenah loh ya...hwhehhehe. Ada seorang laki-laki bernama si fulan, dia sangat kaya, kaya raya bahkan. nah si fulan ini mempunyai hobi mabuk-mabukan, namun anehnya dia juga sholat 5 waktu(padahal setahu saya kan ga boleh ya gan, pahalanya kan ga diterima 40 hari setelah minum oplosan). nah si fulan ini menerapkan ilmu STMM---versi terbaru STMJ, bedanya STMM Sholat Terus Maksiat Menjadi. yah begitulah gambarannya, seusai sholat isya dia langsung ke basecampnya sesama penggila oplosan. kehidupannya hampir tiap malam di gunakan untuk menenggak minuman keras pulang jam 10 malam biasanya, luar biasa bukan, padahal orang mendem alias mabuk biasanya kan malam ya, nah ini orang setelah sholat isya langsung tancap gas.

Hingga pada suatu hari, dia tidak terlihat seperti biasanya, si fulan benar-benar berubah. ketika selesai menunaikan kewajiban sholat isya si fulan anehnya tidak ke basecamp untuk menunaikan kewajibannya yang lain yakni menenggak miras. entah mengapa hari itu setelah dia sholat isya dia tidak beranjak dari tempat duduknya, dia terus duduk sambil berdzikir, sangat lama....ketika ada seorang jamaah yang mengajak mengobrol dia hanya tersenyum dan terus melanjutkan dzikirnya.


keesokan harinya tepatnya pagi menjelang adzan shubuh ketika seorang yang biasanya mengumandangkan adzan memasuki masjid si fulan masih terlihat duduk dan tidak beranjak persis saat posisi awal dia usai sholat isya hari sebelumnya, muadzin pun mengambil wudhu dan memasuki masjid, si muadzin bermaksud menyapa si fulan dan memanggilnya, namun tidak ada jawaban dari si fulan mungkin dia keenakan tidur, akhirnya muadzin mengumandangkan adzan shubuh. dan setelah adzan shubuh selesai dikumandangkan muadzin masih melihat si fulan terduduk diam tak beranjak sama sekali, hingga timbullah niatan membangunkan si fulan agar mau berwudhu. namun ketika dipanggil pun tidak menjawab, hingga akhirnya muadzin tadi menggoyang tubuh si fulan dan seketika itu juga tubuh si fulan jatuh.

Muadzin tadi kaget dan ingin memastikan, namun ketika memegang tubuh si fulan tubuh tersebut telah dingin dan terbujur kaku, Innalillahi wainna ilaihi rajiun...saat itu juga semua orang kaget dan bertanya tanya bagaimana bisa orang yang biasanya minum minuman keras semasa hidupnya meninggal dalam keadaan terduduk berdzikir di masjid. Namun sebagian orang menanggapi dengan santai, "mungkin itu kebetulan saja, ga ada yang istimewa". dan mayoritas nada miring pun banyak berseliweran tentang si fulan saat ajalnya.


Namun Alloh benar-benar menunjukkan kemahakuasaannya, jenazah si fulan yang selesai dimandikan tiba-tiba mengeluarkan bau yang sangat harum sekali, sangat harum. bahkan tidak hanya pelayat yang di dalam, namun di luar rumah pun mencium bau yang sangat harum yang bersumber dari jasad si fulan. Tidak berhenti sampai di situ sepertinya Alloh menunjukkan kuasanya, tiba-tiba dari arah depan rumah datang segerombolan pelayat bergerombol berbondong-bondong, bukan pelayat dari teman bisnis atau koleganya. namun tetangga di buat bertanya-tanya, mengapa ada gerombolan tukang becak, gerombolan pemulung, gerombolan kuli bangunan yang jumlahnya banyak datang berbondong-bondong melayat. Dan dari sebagian pelayat ada yang mengira-ngira "halah, mungkin itu teman minum-minuman dia sebelum meninggal". Namun ada juga salah seorang tetangga yang melayat yang bertanya kepada salah satu gerombolan tukang becak "maaf pak, bapak bagaimana bisa kenal dengan si fulan?". Dengan mantab salah seorang tukang becak yang berada dalam gerombolan tukang becak tadi berkata "bagaimana kami ini tidak kenal, bapak ini yang tiap malam memberikan nasi bungkusan kepada kami ketika beliau bertemu kami". dan perwakilan kuli bangunan pun juga menjawab " beliau yang selalu tiap malam hampir tidak pernah lupa memberi makan berupa nasi bungkusan kepada kami". perwakilan pemulung pun menjawab juga "beliau ini begitu perhatian dengan kami, setiap malam kami selalu dibelikan nasi bungkus olehnya".

Mendengar jawaban masing-masing dari mereka tetangga pelayat pun terdiam membisu, dan tidak menyangka bahwa si fulan semasa hidupnya yang terkenal sebagai ahli khomer juga ahli sodakoh yakni sodakoh nasi bungkus, eits...ini ga ada hubungannya dengan panasbung loh ya alias pasukan nasi bungkus.

ya, hampir setiap malam tidak pernah lupa dan selalu istiqomah si fulan semasa hidupnya setelah menjalankan kewajiban minum khomer sepulangnya beliau membeli nasi yang sangat banyak jumlahnya, menurut penuturan sumber pencerita yang didapat dari langganan nasi yang biasa si fulan beli biasanya setiap malam tidak kurang dari 50 nasi bungkus dia bagikan setelah minum minuman air keras dengan temannya, si fulan bagikan sendiri nasi tersebut sambil berkeliling membagi-bagikan nasi bungkus kepada orang yang saat itu masih kerja ya diantaranya tukang kayuh becak, kuli bangunan, pemulung. hingga mereka akhirnya pun hafal kebiasaan si fulan, dan setiap malam pula mereka selalu menanti si fulan datang dengan nasi bungkusnya. Dan karena kebiasaan yang istiqomah ini pulalah si fulan benar- benar diangkat derajatnya oleh ALLOH, si fulan yang yang dikenal pemabuk meninggal dalam keadaan berdzikir teruduk di masjid seharian usai sholat isya dan jenazahnya mengeluarkan bau yang sangat harum dan para pelayat misterius(gerombolan tukang becak, kuli bangunan, pemulung) memadati proses pengurusan jenazahnya.


mendengar kisah nyata yang dituturkan papa aku jadi teringat dengan guru ngajiku bahwa ALLOH itu sangat menyukai ibadah yang diistiqomahkan, wallahu a'lam bishowab semoga Alloh mengistiqomahkan semua amalan ibadah kita hingga waktu telah habis......


akhir kata, saya mohon maaf, saya tidak bermaksud menggurui anda semua yang membaca blog saya, saya juga ilmu agamanya pas pasan. saya hanya berbagi sebuah kisah nyata yang mungkin bisa dijadikan pelajaran untuk kita semua yang masih hidup di dunianya. YA ALLOH ISTIQOMAHKAN KAMI DALAM KETAATAN KEPADAMU

0   komentar

Cancel Reply