: :

Navbar Bawah

Cari Blog Ini

Rabu, 08 Oktober 2014

Semogakan




Mungkin diri ini sedang mengalami puber lagi ya, kalau diterjemahkan bahasa psikolog, puber berawal dari idiom yang laki laki suka nguber yang perempuan suka diuber, hehehe istilah psikolog lulusan mana ya. Tapi memang benar, tidak ada yang salah dengan istilah seperti itu, faktanya seperti itu dilapangan. hahaha. Dibilang remaja ya enggak remaja juga, dibilang anak-anak tapi udah gede, dibilang dewasa juga belum matang, serba tanggung.

Ya biasalah ya, namanya juga laki laki, kalau lihat perempuan idaman bawaannya kebayang dia terus, hahaha. Ga munafik lah ya, lah wong saya, tipe blak blakan yang ga suka tedeng aling aling, alias ceplas ceplos ga suka pakai cover. Cantik? wah jangan ditanya, kalau penilaian saya cantik, sangat cantik malah. Pintar? apalagi yang ini, saya paling demen sama perempuan yang pintar, karena perempuan yang pintar itu seksi, dan saya juga mengikuti latar belakang pendidikannya, hehehe(jadi agen intelijen dikit). Cara berpakaian? Sangat sopan, karena kalau yang diumbar itu sudah dilihat oleh banyak orang hehehe, jadinya ga suka. Galau benar saya akhir akhir ini, hahaha. benar apa kata pepatah,  laki laki akan digoda oleh 3 hal : Harta, Tahta, Wanita.

Permasalahannya kan pesaing itu sangat banyak ya, hahaha. dan luar biasanya dengar dengar sih pada waw semua, lha saya? ah malas saya mendiskripsikan diri saya. intinya para pesaing kebanyakan dari golongan orang ilmu agamanya jempolan, lha saya levelnya masih kelingking(jari kelingking) hahaha, maklum lah saya tidak cukup berilmu dalam hal agama, pas pasan. Pas Pasin juga boleh. Soal Bersaing, ya sementara ini masih memantaskan diri, memantaskan sisi finansial, memantaskan akhlak, memantaskan emosi, memantaskan ilmu, memantaskan spiritual. Soal finansial penilaian pribadi sudah pantas, namun ada target pribadi yang belum tercapai. pantas dari sisi yang lain kalau saya menggaransi masih di level 85 dari level 100 tertinggi. hehehe pede amat. 

Keinginan kembali pacaran pernah terbesit, hahaha, maklum pernah 1x mendalami dan menekuni dunia pacaran waktu masih muda, hehehe, untungnya pertama dan terakhir saya mendalami dunia tersebut, jadi ga sampai ekspert. Tapi saya juga sadar bukan waktunya lagi mencari pacar tapi sudah waktunya mencari pendamping hidup, mencari sosok wanita hebat yang akan menjadikan kita hebat karena doanya. Karena menurut pandangan awam saya, laki laki hebat itu karena dua hal, yang pertama karena doa ibunya, dan yang kedua karena doa istrinya. Bukan Doa pacarnya. Pacar Belum tentu akan menjadi pendamping hidup kita, pertimbangan saya satu hal, pacaran hanya akan membuat wanita menjadi korban php, php pujian palsu, php cinta palsu, dan php kasih sayang plasu. pendek kata saya tidak ingin pacaran, karena menikah tidak harus pacaran, Orang tua saya bisa menikah tanpa melalui proses pacaran, ketemu langsung lamaran dan nikah, dan alhamdulillah awet sampai sekarang.

entahlah engkau ditakdirkan untuk menemaniku atau tidak, yang jelas aku akan mewujudkan impian wanita yang mengantarkan aku pada posisi sekarang ini dulu daripada mewujudkan mimpiku yang lain bersamamu, karena bagiku doanya begitu dahsyat, berkali kali saya merasakan kedahsyatan doanya, dan insya alloh namamu juga ada dalam setiap doa yang kutitipkan kepada wanita ini, ya wanita ini adalah ibuku, mamaku. wanita yang selalu mendoakan anak laki lakinya sebandel apapun dia berbuat, senakal apapun dia berkelakuan. pendek kata aku lebih memilih menggapai keridhoaannya kepadaku dulu baru setelahnya mewujudkan impianku yang lain bersamamu. yah bersamamu. Bahkan dalam hati yang terdalam, aku yang hatiku "saat ini" tertautkan perasaan kepadamu sudah ikhlas apabila nanti dalam perjalananku mewujudkan mimpi mamaku didahului oleh laki laki lain. Namun Aku tidak akan pernah berputus asa, Aku yakin Insya Alloh dirimu. Dan aku selalu berdoa kepadanya "Jika Dia adalah Ketidakmungkinan buatku, maka Dia adalah ketidakmungkinan yang selalu aku semogakan"


Aku percaya kedahsyatan doa mama akan aku rasakan lagi, dan akan ada kekuatan dahsyat doanya yang akan mempertemukan kita dengan keridhoanNya, keridhoan Azza wajalla. wallahu a'lam bishowab.
Semoga paling secepatnya, 1tahun lagi. Bismillahirrahmanirrahim



0   komentar

Cancel Reply