Pagi ini tepatnya tanggal 23 november 2014 hari minggu mama tiba tiba memanggil
Mama: Le, dibyo! Sini bentar mama mau ngomong....
Saya: Iya ma , bentar, sambil matikan laptop langsung kutemui beliau
Mama: Le, kamu wes punya teman yang nemani kamu pas wisuda nanti"
Saya: maksudnya ma?
Mama: gini loh le, kan biasanya kalo wisuda itu selalu ada pendamping yang menemani selain orang tua. gimana kamu sudah punya belum?
Saya: pacar maksudnya ma?
Mama: ya itu maksud mama?
Saya: (sambil tersenyum saya jawab), oh kalo soal itu sudah ada ma,
Mama: siapa le orangnya, kenalin sama mama sini, cantik anaknya?
Saya: iya ma, orangnya cantik, dan orangnya adalah Mama, Mama yang akan mendampingi wisuda nanti, Ma...kalo Mama saja bisa menikah dengan Papa tanpa pacaran dan tanpa kenal sama sekali sebelumnya, apa saya tidak boleh meniru nya? Ma,mama ga usah khawatir soal itu, jika saatnya sudah tiba nanti juga pasti datang kok jodohnya, Dibyo sudah janji untuk mewujudkan keinginan dibyo dan mama dulu baru menikah.
Mama: Le, mama ga pernah ngelarang kamu punya teman perempuan kok, toh kamu sudah dewasa, cuman mama ingin jodohmu nanti adalah dia yang mau mendukung mimpi mu, mampu membuatmu lebih baik karena doanya, karena laki laki hebat biasanya dan hampir pasti ada dua sosok dibalik itu, yakni ibunya yang selalu berdoa untuknya dan istrinya yang juga tidak pernah putus berdoa untuknya. (sambil menyelesaikan kalimatnya beliau memberi kecupan hangat seorang ibu di kening saya).
Jodoh, jika boleh jujur saat ini sama sekali belum ada gambaran siapa nanti, jika dipostingan sebelumnya pernah tertulis ada nama yang selalu aku titipkan doa ke mama, sejujurnya hanya sebatas gambaran secara general, yakni sosok wanita yang mampu membuatku lebih baik dalam segala hal, yah itu doa yang selalu aku titipkan ke mama, tidak ada nama sama sekali, nama hanyalah sebuah kiasan tentang kriteria wanita baik saja.
Mama: Le, mama ga pernah ngelarang kamu punya teman perempuan kok, toh kamu sudah dewasa, cuman mama ingin jodohmu nanti adalah dia yang mau mendukung mimpi mu, mampu membuatmu lebih baik karena doanya, karena laki laki hebat biasanya dan hampir pasti ada dua sosok dibalik itu, yakni ibunya yang selalu berdoa untuknya dan istrinya yang juga tidak pernah putus berdoa untuknya. (sambil menyelesaikan kalimatnya beliau memberi kecupan hangat seorang ibu di kening saya).
Jodoh, jika boleh jujur saat ini sama sekali belum ada gambaran siapa nanti, jika dipostingan sebelumnya pernah tertulis ada nama yang selalu aku titipkan doa ke mama, sejujurnya hanya sebatas gambaran secara general, yakni sosok wanita yang mampu membuatku lebih baik dalam segala hal, yah itu doa yang selalu aku titipkan ke mama, tidak ada nama sama sekali, nama hanyalah sebuah kiasan tentang kriteria wanita baik saja.
Jomblo, bukan berarti saya tidak mau membuka hati untuk wanita, hanya saja. saya paham bahwa pacaran memang hanya penuh tipu tipu, rayuan tipuan, pujian tipuan, sayang tipuan, perhatian tipuan, dan penuh tipuan antar dua sejoli, saya katakan tipuan karena saya pernah tenggelam didalamnya satu kali. dan saya tidak ingin tenggelam kedua kali.
Bahkan saking kukuhnya saya untuk tidak pacaram sampai ada teman yang bilang saya Homo, ah tak apalah, mereka hanya tidak bisa mengikuti pola pikir nyeleneh saya.
Saya pun tidak pernah mengatakan atau ngatain pacaran itu haram, karena saya bukan MUI yang berwenang memberi label halal atau haram pada sesuatu. hanya saja dalam pola pikir saya saat ini jodoh tidak dijemput melalui pacaran tapi melalui memantaskan diri, kepada siapa lagi saya percaya kalo bukan kepada janjiNya, karena saya pernah dengar seorang ulama berkata bahwa takdir adalah apa yang kita usahakan kalo kita mengusahakan istiqomah dijalanNya maka yang baik baik pula yang kita dapatkan, begitupulah jodoh kalo kita mengusahakan istiqomah assholatu alal waqtiha(sholat on time), istiqomah sholat dhuha, istiqomah tengah malam bagun hanya untuk bermesraan denganNya, istiqomah sodakoh, maka jodoh kita pun tidak akan jauh jauh dari apa yang kita usahakan.
wallahu a'alam bishowab, semoga Alloh mempertemukan saya dan anda dengan jodoh yang baik,
menjadi jomblo memang tidak umum, karena tidak banyak yang mau dan kuat, tapi menurut seorang ulama yang sering saya ikuti pengajiannya, bahwa menjadi jomblo berarti ia rela dan ikhlas jika Alloh yang turun tangan langsung memilihkan jodohnya.
wallahu a'alam bishowab, semoga Alloh mempertemukan saya dan anda dengan jodoh yang baik,
menjadi jomblo memang tidak umum, karena tidak banyak yang mau dan kuat, tapi menurut seorang ulama yang sering saya ikuti pengajiannya, bahwa menjadi jomblo berarti ia rela dan ikhlas jika Alloh yang turun tangan langsung memilihkan jodohnya.
0 komentar